PAIF KUA Kwadungan Ikuti “Road to Bimtek” di Kemenag Kabupaten Madiun
Madiun — Upaya penguatan kapasitas, profesionalisme, dan kualitas kinerja Penyuluh Agama kembali dipertegas melalui kegiatan “Road to Bimtek: Penyusunan Kinerja Penyuluh Agama” yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun. Acara ini menjadi langkah awal menuju Bimbingan Teknis (Bimtek) tingkat provinsi dan diikuti oleh Penyuluh Agama Islam yang tergabung dalam IPARI Wilayah Kerja Madiun, yaitu Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Kabupaten Ngawi. Tak ketinggalan, Penyuluh Agama Islam KUA Kwadungan turut ambil bagian dalam kegiatan strategis ini.
Kegiatan ini disusun sebagai bagian dari rangkaian Road to Bimtek PW IPARI Jawa Timur, sebuah program yang dirancang untuk menyiapkan para Penyuluh Agama dalam menyusun kinerja sesuai standar profesional yang ditetapkan IPARI serta selaras dengan kebutuhan pelayanan keagamaan di masyarakat.
Hadir Perwakilan Kanwil Kemenag Jatim dan Pengurus PW IPARI Jawa Timur
Kegiatan ini semakin bermakna dengan kehadiran perwakilan dari Kementerian Agama Kanwil Jawa Timur serta pengurus PW IPARI Jawa Timur. Kehadiran mereka tidak hanya sebatas memantau pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memberikan penguatan kelembagaan dan motivasi kepada para Penyuluh Agama mengenai pentingnya transformasi kinerja yang terukur, akuntabel, dan berdampak.
Para perwakilan Kanwil menekankan bahwa Penyuluh Agama merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam melaksanakan pembinaan keagamaan, penguatan moderasi beragama, serta layanan edukasi keagamaan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan Bimtek menjadi langkah penting yang terus digalakkan.
PW IPARI Jawa Timur Bedah Buku Pedoman Kinerja Penyuluh Agama
Salah satu sesi utama yang menjadi perhatian peserta adalah pembahasan buku Pedoman Kinerja Penyuluh Agama—sebuah karya yang disusun oleh Pengurus PW IPARI Jawa Timur dan diterbitkan oleh Rumah Suluh sebagai rujukan resmi dalam penyusunan kinerja Penyuluh Agama di seluruh wilayah Jawa Timur.
Dalam pemaparannya, pengurus PW IPARI Jatim menjelaskan secara menyeluruh isi buku tersebut, mulai dari:
- konsep dasar kinerja penyuluhan,
- standar kompetensi Penyuluh Agama,
- penyusunan rencana kerja tahunan,
- indikator keberhasilan program penyuluhan,
- dokumentasi kegiatan,
- sampai prosedur pelaporan kinerja yang baik dan benar.
Bedah buku ini menjadi sangat relevan mengingat kebutuhan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman antar-Penyuluh Agama agar pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai arah kebijakan organisasi.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, ditunjukkan melalui diskusi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman lapangan. Banyak peserta mengapresiasi kehadiran pedoman tersebut karena dianggap sangat membantu dalam menyusun laporan kinerja yang lebih sistematis, terukur, dan profesional.
Penguatan Kapasitas Menuju Penyuluh Agama yang Berdaya dan Berdampak
Kegiatan Road to Bimtek ini merupakan bentuk nyata komitmen IPARI Jawa Timur dalam mendorong transformasi penyuluhan agama yang tidak hanya informatif, tetapi juga solutif dan berdampak pada kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama—termasuk dari KUA Kwadungan—diharapkan mampu meningkatkan pemahaman terhadap tata kelola program, penguatan moderasi beragama, hingga kemampuan manajerial dalam merancang kegiatan penyuluhan yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Acara berlangsung lancar dan penuh semangat kolaborasi antarwilayah, menegaskan bahwa penyuluh tidak bekerja sendiri, melainkan sebagai bagian dari jejaring profesional yang terus berkembang.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, para Penyuluh Agama di wilayah Madiun Raya diharapkan semakin siap menghadapi Bimtek tingkat provinsi serta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam aktivitas penyuluhan di tengah masyarakat

Posting Komentar untuk "PAIF KUA Kwadungan Ikuti “Road to Bimtek” di Kemenag Kabupaten Madiun"