" Memperingati Nuzulul Qur’an : ' The Most KUA ' Kwadungan Bedah Al-Qur’an sebagai pedoman keluarga sakinah "
Memperingati Nuzulul Qur’an dengan langkah nyata menuju keluarga barokah : KUA Kwadungan Bedah Al-Qur’an sebagai pedoman keluarga sakinah dalam Program "The Most" KUA
KWADUNGAN – Meski guyuran hujan membasahi wilayah Kwadungan sejak petang, semangat syiar Kantor Urusan Agama (KUA) Kwadungan tidak surut. Bertempat di Masjid Al A’raf, KUA Kwadungan sukses menggelar program The Most (Move for Sakinah Maslahat) pada Jumat malam tadi, sesaat setelah jamaah menyelesaikan salat Tarawih.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana sejuk dan khidmat ini fokus pada satu tema sentral: "Menghidupkan Al-Qur’an di Tengah Keluarga Sakinah."Menjadikan Al-Qur’an bukan sekadar pajangan, akan tetapi menjadikannya ruh dan juga pedoman dalam setiap interaksi keluarga agar tercipta kedamaian dan manfaat (maslahat) untuk lingkungan sekitar.
Giat pada jumat malam kemarin, The Most KUA yang bersamaan dengan Safari Ramadhan di ikuti oleh beberapa unsur lintas sektoral ; dari Bapak Camat Kwadungan, Kapolsek, Koramil, Kepala desa Kwadungan, dan tentunnya dari pihak KUA Meliputi Kepala KUA Kwadungan, Pengulu, Penyuluh, dan juga Seluruh Staf KUA Kwadungan.
Al-Qur’an: Peta Jalan Menuju Rumah Tangga Ideal
Dalam paparannya, tim KUA Kwadungan menekankan bahwa keluarga sakinah bukanlah keluarga tanpa ujian, melainkan keluarga yang memiliki "kompas" saat badai datang. Kompas tersebut adalah Al-Qur’an.
Beberapa poin kunci yang disampaikan meliputi:
Landasan Iman: Membangun visi pernikahan yang berorientasi pada ridha Allah SWT sesuai petunjuk ayat-ayat-Nya.
Komunikasi Qur’ani: Menerapkan pola asuh dan komunikasi yang santun (Qaulan Karima) dalam lingkungan rumah tangga.
Keluarga Maslahat: Bagaimana Al-Qur’an mendorong tiap anggota keluarga untuk tidak hanya shalih secara pribadi, tapi juga bermanfaat bagi tetangga dan masyarakat sekitar.
Suasana Syahdu di Tengah Rintik Hujan
Kondisi cuaca yang sedang hujan justru menambah kehangatan diskusi di dalam masjid. Suara rintik hujan yang jatuh di atap Masjid Al A’raf mengiringi dialog interaktif antara petugas KUA dan jamaah yang tetap setia duduk melingkar.
"Hujan adalah rahmat, begitu juga dengan ilmu. Malam ini kita belajar bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca di atas sajadah, tapi untuk dipraktikkan di dalam dapur, di ruang tamu, dan dalam setiap interaksi dengan pasangan serta anak-anak," ujar pemateri dari KUA Kwadungan.


Posting Komentar untuk "" Memperingati Nuzulul Qur’an : ' The Most KUA ' Kwadungan Bedah Al-Qur’an sebagai pedoman keluarga sakinah ""